Sabtu, 16 Januari 2021

#Dokumentasi Pengakuan Omah Jelah dihati masing masing para pejuangnya


Bisa dibilang acara peresmian, bisa juga dibilang acara lomba. Peresmian adalah peresmian iman kepada Omah Jelah sebagai wadah pemuda pemudi ulung yang sedang mengakali luangnya angan dan harapan. atau juga lomba, adalah lomba mewarnai dan menggambar jati diri di atas lembar lembar petualangan dan pengembaraan dari para pejuang pejuangnya yang menyerahkan waktu dan kesempatannya untuk berbagi dengan sesamanya.

Harinya hari minggu pahing, Jumadilakhir atau 16 Februari 2020. Kenapa minggu, tentu bagi para pemuda karbitan seperti saya, hari minggu menurut saya kurang tepat karena akan menciptakan ruang dan rongga bagi para pemuda pemuda yang kenyang akan hari libur, sehingga mengakibatkan mereka mendapat jatah untuk meramaikan acara tersebut, tak termasuk saya didalamnya loh ya. Saya termasuk golongan yang sibuk, tentu jangan ditanya sibuknya ngopo wae, berbeda dengan golongan yang satu saking sibuknya saya, saya menjadi haus bahkan dehidrasi akan celah dan lubang kebebasan bersedekah. Itu profil singkat kenapa hari minggu.

Untuk musimnya, kebetulan sedang musim hujan. Biasa awal tahun memang begitu kadang hujan kadang terang. Berdasar riwayat dua hari sebelum harinya hujan lebat, tentu membuat kami mewanti wanti. Tapi sebagai pemuda yang kurang pikir dan insyaallah banyak aksi, hal tersebut tidak membuat masalah, istilahnya gabres dan wani perih. Wis.

Singkatnya cerah dan secerah dua puluh wajah wajah pemimpi pemimpi muda yang lincah dan aktraktif serta original.



















Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NENENGISME, KAPITALISME dan PEMAHAMAN PEMAHAMAN LAINNYA

     Beberapa hari lalu melihat postingan di  kanal media sosial yang cukup membuat saya tertarik, Adalah akun sosial media yang bernama nen...